KONDISI UMUM DESA
Desa Sidodadi salah satu desa dari 18 Desa di Kecamatan Sahu Timur Kabupaten Halmahera Barat Provinsi Maluku Utara. Desa Sidodadi terbentuk pada tanggal 21 September 2012, dengan pendudukk mayoritas adalah suku jawa, dengan persentasi jawa sekitar 80%, dan warga local 20% sisanya adalah warga lokal yang menetap di desa. Mayoritas penduduk desa Sidodadi beragama Islam dengan persentasi sekitar 85% dan 15% beragama kristen. Desa ini termasuk daerah dataran dengan ketinggian…m dari permukaan air laut dengan luas 272Ha, dengan batas-batas wilayah sebagai berikut :
* Di Sebelah Utara : Desa Golago Kusuma
* Di Sebelah Timur : Kebun Ngaon
* Di Sebelah Selatan : Desa Goal
* Di Sebelah Barat : Sungai Waidamo
Kondisi Geografis Desa
Desa Sidodadi secara administratif termasuk dalam wilayah kecamatan Sahu Timur Kabupaten Halmahera Barat Propnsi Maluku Utara Terletak di arah Timur Kabupaten Halmahera Barat dengan jarak 15 Km dari kantor kecamatan. Jarak Desa Sidodadi dari kantor bupati kabupaten Halmahera Barat sekitar 20 Km.
Waktu tempuh menuju pusat kota kecamatan sekitar 30 menit, sedangkan waktu tempuh menuju ibukota Kabupaten kira-kira 1 jam. Desa Sidodadi terdiri dari 2 RW yang terbagi menjadi 4 RT.
Desa Sidodadi secara topografi berupa pegunungan dengan ketinggian antara 0 sd 250 m di atas permukaan laut (dpl), sehingga tergolong dataran tinggi. Suhu di daerah ini cukup bervariasi antara 24 derajat saat paling dingin dan 35 derajat saat paling panas. Jenis tanah yang ada di wilayah sebagian besar adalah tanah andisol. Sifat tanah andisol adalah bervolum tebal/dalam dan berwarna kuning terang, makin dalam makin terang. Tekstur liatnya silty loam dengan kadar liat kurang dari 30%. Kepekaan tanah andisol terhadap erosi cukup tinggi, keasamannya bermacam-macam, dan bahan organiknya rendah.
Iklim desa Sidodadi termasuk dalam daerah dengan tipe iklim D, dengan nilai Q antara 60%–100%. Nilai Q adalah perbandingan antara banyaknya bulan basah dibagi dengan bulan kering kali 100%.
Sarana dan Prasarana
Sarana perhubungan dengan Akelamo sebagai ibukota kecamatan dan Jailolo sebagai ibukota kabupaten dihubungkan dengan jalan darat dengan konstruksi sebagian jalan beraspal dan sebagian lainnya sirtu. Sedangkan dari pusat desa menuju ke seluruh RT dihubungkan oleh jalan yang diperkeras dengan batu atau makadam, jalan makadam ini tidak bagus karena tidak ditata dan di perbaiki oleh pemerintah daerah.
Keadaan jalan yang tidak beraspal dan adanya mobil angkutan yang masuk mengakibatkan mobilitas dalam kegiatan sehari-hari masyarakat menjadi rendah, sehingga banyak masyarakat Desa banyak yang melakukan urbanisasi terutama kaum muda. Sebagian besar dari kaum bekerja keluar desa menuju berbagai kota untuk beberapa tahun, setelah itu mereka akan kembali lagi ke desa untuk tinggal menetap. Bagi masyarakat yang bekerja sebagai pedagang, atau mau bekerja keluar kota merasa sangat terbantu dengan adanya prasarana jalan angkut ini.
Sistem Usaha Tani
- Ditinjau dari jenis komoditas yang diusahakan, sistem usaha tani yang ada di Sidodadi terbagi menjadi beberapa komoditas yaitu komoditas pertanian holtikultura seperti jagung, sayur–sayuran dan ketela, komoditas perkebunan seperti Lemon Ikan, jeruk manis dan pala, komoditi perikanan, dan komoditi peternakan seperti peternak sapi, kambing, dan ayam.
- Jenis komoditas pertanian yang ada di desa terdiri dari Jagung kering, jagung manis, rica besar dan rica kecil, ubi rambat, ubi kayu (manihot utilissima), sayur mayur, dan buah-buahan. Kedelapan komoditas pertanian tersebut ditanam pada lahan yang sama secara bergiliran. Karena di daerah Halmahera Barat tidak ada musim maka system tanam di desa Sidodadi bisa tanam kapanpun.
